Jumat, 06 Agustus 2010

RAMAH TAMAH DENGAN PROF. SOEKIRMAN


Malam ini Jum'at, 06 Agustus 2010 bertempat di Cafe Terapung Kuala Kapuas, kami Panitia Seminar Sehari "Gizi dan Kecerdasan Anak Sekolah" melaksanakan silaturahmi (ramah tamah) dengan Prof.dr. Soekirman, SKM.,MPS.ID.,PhD. dalam kesempatan tersebut banyak hal yang beliau sampaikan kepada kami terutama terkait dengan Profesi Gizi dan hal-hal terbaru dari perkembangan gizi, diantaranya beliau menyampaikan :
- Seorang Ahli Gizi harus dapat menunjukkan jati dirinya dengan rajin MENULIS/MEMBUAT ARTIKEL, BERBICARA/PENYULUHAN baik kepada masyarakat maupun kepada penentu kebijakan/pemerintah/legeslatif.
- Selalu tekun dalam menjalankan profesi ahli gizi, pantang menyerah karena tantangan itu pasti selalu ada.
- Sebagai Ahli Gizi kita harus selalu menggali dan meningkatkan ilmu pengetahuan secara umum dan khusus tentang gizi. untuk dimasa era teknologi yang sudah sangat canggih ini kita semua patut bersyukur kata beliau, karena informasi apapun dapat kita peroleh hanya dengan bertanya pada GOOGLE.
- Masalah gizi sekarang ini tidak saja masalah Kekurangan Energi dan Protein, tetapi sudah mulai bergeser pada masalah kekurangan gizi mikro (vitamin dan mineral).
- sekarang mulai terasa adanya Beban Ganda, dimana satu sisi kita menghadapi masalah gizi kurang tetapi disisi lain mulai banyak timbul masalah gizi lebih. Ini perlu diwaspadai oleh seluruh insan gizi dan seluruh sektor terkait sebab akan menimbulkan dampak tidak baik bagi kesehatan masyarakat.
- Pola makan masyarakat jangan hanya berslogan 4 Sehat 5 Sempuna, tetapi lebih diarahkan pada Pola Makan Gizi Seimbang, dimana untuk mencapai gizi seimbang keanekaragaman makanan harus diperhatikan serta jumlah/takaran dari masing-masing komposisi zat gizi juga harus diperhatikan. Ini merupakan tugas berat dari para Ahli Gizi.
Ini beberapa hal yang beliau sampaikan.
Besok tanggal 07 Agustus 2010 bertempat di Gedung Gandang Garantung pada Seminar Sehari beliau akan menyampaikan materi tentang Gizi dan Kecerdasan Anak Sekolah.

Tidak ada komentar: